Tim Food Security Polres Manggarai Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Aman Dikonsumsi Melalui Pemeriksaan Menyeluruh
tribratanewsmanggarai.com_
Ruteng – Dalam rangka menjamin keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan yang disajikan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Tim Food Security Polres Manggarai melaksanakan pemeriksaan menyeluruh terhadap makanan yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat. Kegiatan pemeriksaan tersebut dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026, mulai pukul 06.30 WITA hingga selesai, bertempat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Manggarai, Yayasan Kemala Bhayangkari.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya Polres Manggarai untuk memastikan setiap makanan yang diproduksi dan disalurkan dalam Program Makan Bergizi Gratis memenuhi standar keamanan pangan, kebersihan, serta kualitas gizi yang layak dikonsumsi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung keberhasilan program pemerintah di bidang peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa.
Kegiatan pemeriksaan dilaksanakan oleh Tim Food Security SPPG Polres Manggarai sesuai Surat Perintah Kapolres Manggarai Nomor: Sprin/186/III/HUK.6.6/2026 tanggal 27 Maret 2026. Tim yang bertugas terdiri dari personel Sidokkes Polres Manggarai dan Seksi Pengawasan (Siwas) Polres Manggarai, yaitu Briptu Martinus Tay Hambandima, S.Kep., Ns., Bonifasius Sukardi Ehung, S.Kep., Ns. selaku Perawat Mitra, serta Aiptu Bonifasius Potenti dari Siwas Polres Manggarai.
Sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat, tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh menu yang telah dipersiapkan oleh petugas dapur SPPG Polres Manggarai. Pemeriksaan dilakukan melalui uji organoleptik atau uji fisik untuk memastikan kualitas makanan berdasarkan bentuk, warna, aroma, serta kondisi makanan secara keseluruhan.
Adapun menu makanan yang diperiksa pada hari tersebut terdiri atas nasi putih, ayam goreng karage, tahu bumbu kuning dan perkedel tahu, lalapan mentimun, sup yang berisi wortel, kentang, labu, sosis, dan telur, serta buah semangka sebagai pelengkap menu bergizi.
Hasil pemeriksaan organoleptik menunjukkan bahwa seluruh menu berada dalam kondisi normal. Dari aspek bentuk, seluruh makanan memiliki kondisi yang baik dan layak disajikan. Dari segi warna, setiap menu tampak segar dan sesuai dengan karakteristik bahan makanan yang digunakan. Begitu pula dari aspek aroma, seluruh makanan tidak menunjukkan adanya bau yang menyimpang ataupun indikasi kerusakan, sehingga memenuhi standar kelayakan konsumsi.
Selain pemeriksaan fisik, Tim Food Security juga melakukan pengujian kimia terhadap sampel makanan guna memastikan tidak terdapat kandungan zat berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan. Pemeriksaan dilakukan terhadap beberapa parameter penting, yaitu kandungan sianida, formaldehid, nitrit, dan arsenik.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium sederhana yang dilakukan di lokasi, seluruh sampel makanan menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan sianida. Hasil yang sama juga diperoleh pada pengujian formaldehid, di mana seluruh menu dinyatakan negatif. Pengujian terhadap kandungan nitrit serta arsenik juga menunjukkan hasil negatif, sehingga dapat dipastikan bahwa makanan yang akan disajikan bebas dari bahan kimia berbahaya yang dilarang digunakan dalam pangan.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap makanan siap saji, tim juga melaksanakan inspeksi terhadap bahan baku yang digunakan dalam proses pengolahan. Pemeriksaan meliputi kualitas bahan pangan, kebersihan, kesegaran, serta kondisi penyimpanan bahan makanan sebelum diolah. Dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruh bahan baku dinyatakan berada dalam kondisi baik dan memenuhi standar keamanan pangan.
Tim juga melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas dapur SPPG Polres Manggarai. Pemeriksaan mencakup kondisi dapur basah, dapur kering, peralatan memasak, ompreng atau wadah makanan, hingga tempat pencucian peralatan makan dan memasak. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa seluruh fasilitas berada dalam kondisi baik, bersih, tertata rapi, serta memenuhi standar kebersihan yang dipersyaratkan untuk proses pengolahan makanan.
Kebersihan lingkungan dapur menjadi salah satu perhatian utama dalam pemeriksaan karena memiliki pengaruh besar terhadap kualitas makanan yang dihasilkan. Tim memastikan bahwa seluruh proses pengolahan makanan dilaksanakan sesuai dengan prinsip higiene dan sanitasi pangan guna mencegah terjadinya kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat.
Berdasarkan keseluruhan hasil pemeriksaan, Tim Food Security menyimpulkan bahwa seluruh menu makanan yang diperiksa layak untuk disajikan kepada para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Selain itu, bahan baku yang digunakan memiliki kualitas yang baik, sementara kondisi dapur, peralatan, dan tempat pencucian juga dinyatakan memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.
Kegiatan pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Manggarai dalam memberikan jaminan keamanan pangan kepada masyarakat serta mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis pemerintah. Melalui pengawasan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, diharapkan seluruh makanan yang diproduksi oleh SPPG Polres Manggarai senantiasa memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan gizi sehingga aman dikonsumsi serta memberikan manfaat optimal bagi para penerima.
Polres Manggarai akan terus meningkatkan pengawasan terhadap seluruh tahapan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyajian, hingga pendistribusian makanan. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memastikan setiap program pelayanan kepada masyarakat berjalan secara profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(Alvzz)


