Polres Manggarai Gelar Trauma Healing bagi Penyintas Gempa Bumi di Posko Ponpes Pancasila Reo
tribratanewsmanggarai.com_
Manggarai, 3 September 2026 — Kepolisian Resor Manggarai melalui personel konselor/terapis USEFT melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para penyintas bencana alam gempa bumi di Posko Pondok Pesantren Pancasila Reo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WITA tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Turangga 2026 di wilayah hukum Polres Manggarai. Kegiatan ini difokuskan pada pemberian dukungan psikologis dan pemulihan emosional bagi masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi.
Sekitar 30 orang penyintas korban gempa bumi menjadi sasaran kegiatan trauma healing yang dilaksanakan oleh dua personel konselor/terapis USEFT Polres Manggarai.
Kehadiran personel konselor di lokasi pengungsian merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi psikologis masyarakat yang terdampak bencana. Tidak hanya membantu dari sisi keamanan dan ketertiban, Polri juga memberikan perhatian terhadap kondisi mental dan emosional para penyintas setelah mengalami peristiwa yang dapat menimbulkan rasa takut, cemas, maupun tekanan psikologis.
Berikan Dukungan Psikologis kepada Penyintas
Dalam kegiatan tersebut, personel konselor/terapis Polres Manggarai memberikan terapi USEFT (Ultra Emotional Freedom Technique) sebagai salah satu bentuk pendekatan dalam kegiatan trauma healing.
Terapi diberikan kepada para penyintas yang berada di Posko Pondok Pesantren Pancasila Reo. Kegiatan dilaksanakan secara humanis dengan membangun komunikasi dan suasana yang nyaman agar para penyintas dapat mengikuti proses terapi dengan baik.
Trauma healing menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana. Bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan dan fasilitas, tetapi juga dapat memberikan dampak psikologis bagi masyarakat yang mengalaminya.
Rasa takut, cemas, khawatir terhadap kondisi keluarga, kehilangan tempat tinggal, maupun pengalaman menghadapi guncangan gempa dapat menjadi beban emosional bagi para penyintas.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Manggarai berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat agar dapat menghadapi situasi pascabencana dengan lebih tenang serta membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri.
Polri Hadir Tidak Hanya Menjaga Keamanan
Pelaksanaan trauma healing ini menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan yang menyentuh aspek kemanusiaan.
Para personel konselor/terapis Polres Manggarai hadir secara langsung di lokasi posko untuk mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit pascabencana.
Pendekatan humanis tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan suasana yang lebih tenang di lingkungan pengungsian. Para penyintas juga diberikan ruang untuk mendapatkan perhatian dan pendampingan psikologis setelah melalui pengalaman bencana alam.
Kegiatan trauma healing menjadi salah satu upaya Polres Manggarai dalam mendukung proses pemulihan masyarakat secara menyeluruh. Pemulihan pascabencana bukan hanya berkaitan dengan perbaikan bangunan atau fasilitas yang rusak, tetapi juga bagaimana kondisi psikologis masyarakat dapat dipulihkan secara bertahap.
Sebanyak 30 Penyintas Ikuti Kegiatan
Kurang lebih 30 penyintas korban bencana alam gempa bumi mengikuti kegiatan trauma healing yang dilaksanakan di Posko Pondok Pesantren Pancasila Reo.
Dua personel konselor/terapis USEFT Polres Manggarai memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Para penyintas mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi personel kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan kondisi yang mereka alami, serta memberikan dukungan moral di tengah situasi pascabencana.
Kehadiran konselor di lokasi posko diharapkan dapat memberikan rasa diperhatikan kepada para penyintas. Dukungan psikologis yang diberikan juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pengungsian yang lebih kondusif dan nyaman.
Bagian dari Operasi Aman Nusa II Turangga 2026
Kegiatan trauma healing tersebut merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II Turangga 2026 yang dilaksanakan Polres Manggarai dalam rangka penanganan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.
Operasi tersebut tidak hanya menitikberatkan pada aspek penanganan keadaan darurat, tetapi juga mencakup berbagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan pascabencana.
Melalui keterlibatan personel konselor/terapis, Polres Manggarai turut memberikan perhatian terhadap aspek psikologis para penyintas.
Hal ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk ketika masyarakat menghadapi bencana alam.
Bangun Semangat dan Rasa Aman
Trauma healing diharapkan dapat membantu para penyintas untuk perlahan membangun kembali rasa aman setelah mengalami bencana gempa bumi.
Pendampingan psikologis juga penting untuk memberikan penguatan kepada masyarakat agar tidak merasa menghadapi situasi tersebut seorang diri. Kehadiran petugas di tengah-tengah penyintas menjadi bentuk dukungan bahwa pemerintah dan aparat keamanan bersama seluruh elemen terkait terus berupaya membantu proses pemulihan.
Polres Manggarai juga terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana. Kerja sama tersebut diperlukan agar kebutuhan masyarakat, baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun pemulihan psikologis, dapat ditangani secara bersama-sama.
Kegiatan trauma healing yang berlangsung di Posko Pondok Pesantren Pancasila Reo tersebut berjalan dalam suasana aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, Polres Manggarai kembali menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, khususnya kepada para penyintas yang sedang menjalani proses pemulihan pascabencana.
Polri akan terus hadir untuk memberikan pendampingan, perlindungan, dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
Polres Manggarai memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Alvzz)


