TIDAK ADA RUANG BAGI PELAKU KEJAHATAN, POLRES MANGGARAI UNGKAP TIGA KASUS PENCURIAN YANG TERJADI DI TAHUN 2026 DAN AMANKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI.

TIDAK ADA RUANG BAGI PELAKU KEJAHATAN, POLRES MANGGARAI UNGKAP TIGA KASUS PENCURIAN YANG TERJADI DI TAHUN 2026 DAN AMANKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI.
TIDAK ADA RUANG BAGI PELAKU KEJAHATAN, POLRES MANGGARAI UNGKAP TIGA KASUS PENCURIAN YANG TERJADI DI TAHUN 2026 DAN AMANKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI.

tribratanewsmanggarai.com -

 

Manggarai, 27 Juni 2026 – Komitmen Polres Manggarai dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat kembali dibuktikan melalui keberhasilan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) mengungkap tiga kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Manggarai sepanjang tahun 2026.

Meningkatnya sejumlah kasus pencurian yang sempat meresahkan masyarakat mendapat perhatian serius dari Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si. Sebagai langkah cepat dan konkret, Kapolres memerintahkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang baru dibentuk untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan, memburu para pelaku, serta mengungkap setiap tindak pidana yang terjadi.

Kapolres Manggarai menegaskan bahwa Polres Manggarai tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya di wilayah Kabupaten Manggarai.
"Tidak ada ruang dan tempat bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Manggarai. Setiap tindak pidana akan kami tindak secara profesional, prosedural, tegas, dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas AKBP Levi Defriansyah.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) merupakan satuan khusus yang diperkuat dengan personel pilihan yang memiliki kemampuan respons cepat, mobilitas tinggi, penguasaan lapangan, serta keterampilan teknis dan operasional kepolisian. Selain dituntut mampu bergerak cepat merespons laporan masyarakat, personel URC juga dibekali kemampuan komunikasi, koordinasi, serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.
Keberadaan Tim URC langsung menunjukkan efektivitasnya. Dalam kurun waktu kurang dari satu pekan, tim berhasil mengungkap tiga kasus pencurian yang sebelumnya meresahkan masyarakat. Tiga kasus tersebut meliputi pencurian celana dan kain songke khas Manggarai yang dilaporkan pada 8 Mei 2026, pencurian uang yang dilaporkan pada 15 Mei 2026, serta pencurian satu unit sepeda motor yang dilaporkan pada 27 Mei 2026.

Seluruh laporan masyarakat tersebut segera ditindaklanjuti melalui serangkaian penyelidikan, pengumpulan informasi, olah tempat kejadian perkara, serta koordinasi intensif dengan masyarakat maupun satuan kewilayahan lainnya.

Dalam pengungkapan kasus pencurian celana dan kain songke khas Manggarai, Tim URC Polres Manggarai berkoordinasi dengan Polres Nagekeo. Pelaku diketahui telah lebih dahulu diamankan oleh Polres Nagekeo karena terlibat tindak pidana pencurian lainnya. Melalui proses pengembangan penyidikan, Tim URC Polres Manggarai berhasil mengamankan barang bukti berupa ratusan celana dan puluhan kain songke khas Manggarai yang sebagian telah diperjualbelikan di pasar. 
Saat ini pelaku masih menjalani proses hukum di Polres Nagekeo.
Sementara itu, keberhasilan pengungkapan dua kasus pencurian lainnya juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang memberikan informasi secara cepat dan akurat kepada pihak kepolisian.

Kapolres Manggarai menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Tim URC yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan yang didukung partisipasi aktif masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu kepolisian memberikan informasi sehingga berbagai tindak pidana dapat segera diungkap," ujar Kapolres.

Kapolres Manggarai juga menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat. "Kerja sama antara Polri dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Dengan sinergi yang baik, ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit," tambahnya.

Senada dengan Kapolres, Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Dinatus Sare, S.H., M.H., membenarkan bahwa Tim URC berhasil mengungkap tiga kasus kejahatan konvensional berupa tindak pidana pencurian.
"Dalam pengungkapan tersebut kami berhasil mengamankan barang bukti berupa ratusan celana, puluhan kain songke khas Manggarai, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih dengan Nomor Polisi EB 2679 EK hasil tindak pidana pencurian. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut," jelas Kasat Reskrim AKP Dinatus Sare.

Kasat Reskrim menambahkan bahwa sesuai arahan Kapolres Manggarai, pihaknya akan terus meningkatkan kinerja dalam proses penegakan hukum secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel guna memberikan kepastian hukum, rasa keadilan bagi korban, serta efek jera kepada para pelaku kejahatan.

Selain mengedepankan langkah represif melalui penegakan hukum, Polres Manggarai juga terus melaksanakan upaya preemtif dan preventif.

Melalui Satuan Binmas dan para Bhabinkamtibmas, Polres Manggarai secara aktif melaksanakan penyuluhan, sambang, dan edukasi kamtibmas kepada masyarakat. Sementara itu, Satuan Intelkam terus melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, sedangkan Satuan Samapta secara rutin melaksanakan Patroli Presisi pada lokasi-lokasi rawan kriminalitas baik siang maupun malam hari.

Program Jumat Curhat juga terus dioptimalkan sebagai wadah komunikasi langsung antara Polri dengan masyarakat dalam menyerap aspirasi, menerima masukan, serta menyelesaikan berbagai persoalan kamtibmas secara humanis.

Kapolres Manggarai kembali mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta tidak ragu melaporkan setiap informasi yang berkaitan dengan tindak kriminalitas melalui kantor polisi terdekat maupun layanan Call Center 110.
"Dukungan masyarakat merupakan modal utama dalam menjaga keamanan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan kondusif. Polres Manggarai akan terus hadir memberikan perlindungan terbaik serta menindak tegas setiap pelaku kejahatan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkas Kapolres.

Keberhasilan Tim Unit Reaksi Cepat mengungkap tiga kasus pencurian dalam waktu singkat menjadi bukti nyata bahwa kehadiran URC mampu meningkatkan efektivitas penanganan tindak pidana sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Polres Manggarai menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepolisian, memperkuat langkah pencegahan maupun penindakan terhadap segala bentuk tindak kriminalitas, serta mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Manggarai.(SN)

#PoldaNTTPenuhKasih
#PolresManggaraiMelayaniSepenuhHati