Bhabinkamtibmas Polres Manggarai Data Tenda Pengungsian Mandiri di Tiga Desa Kecamatan Lelak

Bhabinkamtibmas Polres Manggarai Data Tenda Pengungsian Mandiri di Tiga Desa Kecamatan Lelak
Bhabinkamtibmas Polres Manggarai Data Tenda Pengungsian Mandiri di Tiga Desa Kecamatan Lelak
Bhabinkamtibmas Polres Manggarai Data Tenda Pengungsian Mandiri di Tiga Desa Kecamatan Lelak

tribratanewsmanggarai.com_

Manggarai, Sabtu, 29 Agustus 2026 — Dalam rangka mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana gempa bumi, personel Polres Manggarai melalui Bhabinkamtibmas Kecamatan Lelak melaksanakan kegiatan pendataan tenda pengungsian mandiri di sejumlah wilayah Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WITA dengan menyasar wilayah Desa Ndiwar, Desa Bangka Tonggur dan Desa Lentang, Kecamatan Lelak. Pendataan dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian untuk mengetahui kondisi serta keberadaan masyarakat yang memilih menempati tenda pengungsian secara mandiri setelah terjadinya bencana gempa bumi.

Kegiatan dilaksanakan oleh Kapospol Kecamatan Lelak bersama dua personel Bhabinkamtibmas, yakni Aipda Yosef N. Bonur, S.H., Aipda Andreas Korsini Ta dan Brigpol Charles D. Yansen.

Dalam pelaksanaan kegiatan, personel mendatangi sejumlah lokasi yang menjadi tempat berdirinya tenda pengungsian mandiri. Petugas melakukan pendataan sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai jumlah dan kondisi tenda pengungsian yang digunakan warga.

Pendataan ini dilakukan secara langsung di lapangan agar data yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi riil masyarakat terdampak bencana. Data tersebut nantinya menjadi bahan dalam proses rekapitulasi untuk mendukung koordinasi serta penanganan lebih lanjut terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Lelak.

Selain melakukan pendataan, kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat yang berada di lokasi pengungsian. Personel memastikan situasi di sekitar tenda pengungsian tetap aman dan kondusif serta mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menunjukkan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak menghadapi kondisi tersebut sendirian. Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tingkat desa terus berupaya membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana.

Pendataan tenda pengungsian mandiri juga memiliki peran penting dalam memastikan pemerintah dan pihak terkait memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi masyarakat di lapangan. Dengan data yang jelas, proses penyaluran bantuan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Selama kegiatan berlangsung, personel juga terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah Desa Ndiwar, Desa Bangka Tonggur dan Desa Lentang. Koordinasi dengan masyarakat dilakukan secara humanis agar proses pendataan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu aktivitas warga.

Hingga kegiatan berakhir, proses pendataan masih dalam tahap rekapitulasi. Personel terus melakukan pencatatan dan pengumpulan informasi terkait keberadaan tenda pengungsian mandiri yang tersebar di tiga desa tersebut.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.00 WITA tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Lelak secara umum terpantau aman dan terkendali.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Manggarai kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana gempa bumi. Pendataan secara langsung di lapangan menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri dalam memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau dan kebutuhan mereka dapat disampaikan melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Polres Manggarai akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat selama proses pemulihan pascabencana. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat memperkuat rasa aman, membangun komunikasi serta mempercepat koordinasi dalam penanganan berbagai kebutuhan masyarakat terdampak.

Polri hadir bersama masyarakat, mendata, memantau dan memastikan keamanan dalam setiap tahapan proses pemulihan pascabencana.(Alvzz)