POLSEK REO EVAKUASI DAN BERIKAN BANTUAN KEPADA KORBAN GEMPA, PASTIKAN KEAMANAN SERTA KONDISI WARGA TETAP TERPANTAU
tribratanewsmanggarai.com-
Ruteng, Manggarai – Pasca gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Manggarai dan sekitarnya pada Sabtu (15/8/2026), Polsek Reo Polres Manggarai bergerak cepat melakukan evakuasi, memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, serta memastikan keamanan dan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kecamatan Reok.
Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., bersama 17 personel Polsek Reo sejak sekitar pukul 06.00 WITA melaksanakan langkah-langkah penanganan pascabencana dengan memprioritaskan keselamatan masyarakat.
Personel Polsek Reo membantu mengevakuasi warga terdampak menuju lokasi pengungsian, mendirikan tenda posko untuk tempat perlindungan dan perawatan korban, serta menyalurkan air minum bersih dan air untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Pembangunan dan penempatan posko pengungsian dilakukan pada tiga titik, yakni Posko Baran Kolo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok; Posko Golo Sita, Desa Ruis, Kecamatan Reok; serta Posko Tengku Romot, dengan jumlah warga terdampak yang mengungsi mencapai sekitar 2.600 jiwa.
Khusus di Posko Golo Sita tercatat sebanyak 167 kepala keluarga atau 583 jiwa, terdiri dari 264 laki-laki dan 318 perempuan.
Selain membantu proses evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar, personel Polsek Reo juga melakukan pendampingan terhadap tim medis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan.
Polsek Reo turut melakukan patroli dan penjagaan di Gudang Bulog Reo, Kelurahan Mata Air, mengingat persediaan beras masih dalam jumlah cukup banyak sementara kondisi bangunan gudang mengalami kerusakan berat.
Dalam penanganan situasi pascabencana, Polsek Reo juga berkoordinasi dengan Basarnas dan PMI guna memperkuat sinergi dalam proses evakuasi, pelayanan kemanusiaan, serta penanganan masyarakat terdampak.
Monitoring Situasi hingga Malam Hari
Upaya pemantauan situasi terus dilakukan hingga malam hari. Pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 22.30 WITA, Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto bersama Panit Intel AIPDA Oktaf Aktif melaksanakan monitoring di sejumlah lokasi dalam wilayah Kecamatan Reok.
Monitoring dilakukan di Posko Baran Kolo, Kelurahan Mata Air; Posko Golo Sita, Desa Ruis; kompleks pertokoan Reo, Kelurahan Reo; Kantor Bulog Reo; serta permukiman Kampung Baru, Kelurahan Baru.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Reo mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi terkait tsunami maupun isu gempa susulan.
Masyarakat juga diminta untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Kapolsek menegaskan agar warga tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya mengenai jumlah korban, kerusakan, maupun potensi tsunami. Masyarakat juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan diri dan keluarga apabila terjadi gempa susulan.
Dari hasil monitoring, tercatat 19 orang pasien masih mendapatkan perawatan di Posko Baran Kolo. Sementara itu, sebagian warga memilih beristirahat di luar rumah dengan mendirikan tenda darurat sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan.
Hasil pemantauan juga menunjukkan bahwa tidak ditemukan aktivitas masyarakat yang mencurigakan maupun indikasi terjadinya gangguan kamtibmas atau tindak pidana lainnya.
Kapolsek Reo menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan pengamanan pascagempa merupakan bagian dari langkah cepat Polri dalam mendeteksi perkembangan situasi, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta mendukung upaya mitigasi dan penanganan bencana secara terpadu.
Polsek Reo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan keselamatan warga, memberikan pelayanan kemanusiaan, menjaga keamanan lingkungan, serta membangun koordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam menghadapi situasi pascabencana.
Perkembangan situasi pascagempa akan terus dipantau dan dilaporkan secara berjenjang sebagai bahan evaluasi serta tindak lanjut penanganan di lapangan.(SN)
# Polda NTT Penuh Kasih
#Humas Polres Manggarai
Polisi Humanis, Harapan Masyarakat


