PASCA GEMPA, POLISI TURUN TANGAN PULIHKAN SEKOLAH DI RUTENG, POLRES MANGGARAI EVAKUASI PUING DEMI KEMBALI CERIAKAN RUANG BELAJAR
tribratanewsmanggarai,com-
RUTENG, MANGGARAI — Di tengah jejak kerusakan yang masih terlihat pascagempa bumi 15 Agustus 2026, harapan untuk kembali menghadirkan ruang belajar yang aman bagi anak-anak terus dinyalakan. Jumat pagi (11/9/2026), personel Polres Manggarai turun langsung ke SMK St. Fransiskus Xaverius Ruteng, bukan sekadar menjalankan tugas kepolisian, tetapi ikut bergotong royong memulihkan tempat di mana para siswa menggantungkan masa depan mereka.
Sekitar pukul 09.00 WITA, personel Polres Manggarai yang dipimpin Wakapolres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu, S.H., bersama-sama membersihkan puing-puing dan sisa material bangunan yang terdampak gempa.
Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya besar untuk mengembalikan aktivitas pendidikan yang sempat terganggu akibat kerusakan bangunan dan fasilitas sekolah.
Gempa bumi yang melanda Kabupaten Manggarai pada 15 Agustus lalu tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga memengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Sejumlah sekolah harus menghentikan sementara proses belajar mengajar karena kondisi bangunan yang belum sepenuhnya aman.
Di tengah kondisi tersebut, Polres Manggarai mengambil bagian dalam proses pemulihan. Personel kepolisian dikerahkan untuk membantu mengevakuasi dan membersihkan material bangunan yang rusak sehingga lingkungan sekolah secara bertahap dapat kembali ditata dan digunakan.
“Kami hadir untuk membantu. Anak-anak harus kembali mendapatkan ruang belajar yang aman dan nyaman. Ini adalah bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana,” ujar Kompol Mei Charles Sitepu.
Menurutnya, proses pemulihan pascabencana membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam berbagai kegiatan kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat.
Kehadiran personel Polres Manggarai mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala sekolah, para guru, dan siswa-siswi SMK St. Fransiskus Xaverius Ruteng terlihat antusias menyambut personel kepolisian yang turun langsung membantu membersihkan lingkungan sekolah.
Bagi Polres Manggarai, membantu membersihkan puing sekolah bukan sekadar pekerjaan fisik. Di balik setiap material yang disingkirkan, terdapat upaya untuk membuka kembali jalan bagi para siswa agar dapat belajar, bermimpi, dan menatap masa depan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polres Manggarai untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan dan pengayoman secara humanis, serta mengambil bagian dalam proses pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana.
Dari puing-puing yang dibersihkan hari ini, Polres Manggarai ingin ikut menumbuhkan kembali harapan: bahwa sekolah akan kembali hidup, ruang kelas akan kembali dipenuhi suara anak-anak, dan pendidikan di Manggarai akan terus berjalan. (SN)
#Polda NTT Penuh kasih


