Dugaan Adanya Warga Keracunan, Polres Manggarai Polda NTT Turun Langsung Dampingi Pasien, Pastikan Warga Dapatkan perawatan yang baik .

Dugaan Adanya Warga Keracunan, Polres Manggarai Polda NTT Turun Langsung Dampingi Pasien, Pastikan Warga  Dapatkan  perawatan yang baik .
Dugaan Adanya Warga Keracunan, Polres Manggarai Polda NTT Turun Langsung Dampingi Pasien, Pastikan Warga  Dapatkan  perawatan yang baik .

tribratanewsmanggarai.com-

 

MANGGARAI –  Kapolres Manggarai  AKBP Defriansyah  S.I.K , S.H. M.Si   Perintahkan Kepolisian Sektor (Polsek) Satar Mese, Polres Manggarai, Polda NTT , bergerak cepat menanggapi laporan mengenai sejumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengalami keluhan kesehatan pada Kamis (12/02/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan medis berjalan cepat sekaligus menjaga kondusifitas di tengah masyarakat.

Respon Cepat dan Aksi Humanis Polri.

Kapolres Manggarai  perintahkan Kapolsek Satar Mese, IPTU Kiki Z.M. Bachsoan, S.Sos, pimpin langsung anggotanya turun ke lapangan untuk memantau kondisi warga di Puskesmas Ponggeok dan Puskesmas Iteng. Tidak hanya sekadar melakukan pengamanan, Kapolres Manggarai  perintahkan  seluruh personel Polsek Satar Mese membantu warga dengan  menunjukan sisi humanis dengan turun tangan membantu mengantar pulang para pasien yang telah dinyatakan sembuh oleh tim medis.

" Kapolres Manggarai tegaskan bahwa  Personil Polres Manggarai hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh warga mendapatkan perawatan terbaik. Selain memonitor perkembangan pasien, anggota kami juga membantu mengantar warga kembali ke rumah masing-masing guna memastikan mereka sampai dalam keadaan selamat dan nyaman," ujar  AKBP Levi 

Fakta Lapangan: Kondisi Pasien Mulai Stabil

Berdasarkan data medis terkini, dari total 42 orang yang sempat mengeluhkan pusing dan mual, mayoritas telah dinyatakan pulih. Sebanyak 26 orang sudah diperbolehkan kembali ke rumah, sementara 16 orang lainnya masih menjalani observasi ringan di Puskesmas untuk memastikan pemulihan total dari jumlah tersebut sampai pukul 23.00 Wita  jumlah korban bertambah  lagi 16 orang  sehingga secara keseluruhan jumlah warga yang  mengeluhkan pusing dan mual sebanyak 58 orang , dan yang sampai saat ini masih menjalani perawatan  di puskesmas ponggeok dan iteng sebanyak  32  orang .

Kepala Puskesmas Ponggeok, Adrianus Gaur, memastikan bahwa kondisi pasien saat ini dalam keadaan stabil dan terus membaik setelah mendapatkan penanganan medis intensif.

Mekanisme Program MBG Sangat Ketat

Terkait isu yang berkembang, Kapolres Manggarai. Melalui Kapolsek  satar mese IPTU IPTU Kiki Z.M. Bachsoan, S.Sos menjelaskan bahwa operasional penyediaan makanan melalui SPPG Papang (Yayasan Nircla Putri Angkasa) telah melayani 2.445 orang dengan prosedur yang sangat ketat sejak Desember 2025
"Mekanisme pelaksanaan MBG, mulai dari proses memasak, standar gizi, hingga higienitas tempat makan, dilakukan dengan kontrol yang sangat ketat. Ini adalah kejadian pertama sejak operasional berjalan. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar  tetap tenang , dan kami pastikan bahwa program Makan Bergizi gratis yang merupakan program pemerintah untuk masyarakat adalah prigram yang baik untuk membantu anak - anak sekolah diseluruh indonesia , menyikapi kejadian hari ini kapolsek  bersama unsur terkait sedang melakukan  penyelidikan melalui simpel makanan yang sudah diambil untuk dilakukan pemeriksaan  penyebab beberapa penerima manfaat MBG yang nengalami keluhan  yang di duga keracunan  tersebut , Kapolsek juga akan melakukan pengumpulan bahan keterangan  dari pengelola MBG tersebut ,Kapolsek menghimbau kepada seluruh warga penerima manfaat dari MBG. Tersebut tetap tenang  dan tidak mudah terpropokasi  kepada seluruh warga masyarakat yang mengalami gejala keracunan agar segera kepuskesas terdekat atau mengimpormasikan ke Polsek satar mese, kapolsek  pastikan untuk segera melakukan evakuasi  menjemput dan mengantar  warga  kepuskesmas terdekat dan memastikan  untuk mendapatkan perawatan medis  yang baik ," tegasnya.

Sampai saat ini Kapolsek Satar Mese bersama seluruh anggota  terus mamantau perkembangan  kejadian tersebut dan memastikan seluruh warga yang dirawat  dipuskesmas ponggeok dan puskesmas iteng mendapat pelayanan  dan  perawatan yang  baik. 

Penyelidikan Ilmiah dan Pengawasan Lanjutan

Guna mendapatkan kepastian penyebab keluhan kesehatan tersebut, Polsek Satar Mese terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai yang telah mengambil sampel makanan dan air untuk uji laboratorium secara transparan.
Polsek Satar Mese berkomitmen untuk terus berjaga di lokasi guna memantau perkembangan situasi serta memastikan keamanan seluruh warga. Masyarakat diminta untuk tetap tenang, tidak terprovokasi dan memercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang.(SN)