Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor , Manggarai Polda NTT, Bangun Jembatan Darurat Secara Swadaya untuk Warga Kelurahan Watu

Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor , Manggarai  Polda NTT, Bangun Jembatan Darurat Secara Swadaya untuk Warga Kelurahan Watu
Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor , Manggarai  Polda NTT, Bangun Jembatan Darurat Secara Swadaya untuk Warga Kelurahan Watu

tribratanewsmanggarai.com-

 

MANGGARAI – Sebagai bentuk implementasi nyata slogan "Brimob untuk Nusa dan Bangsa", personil Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Polda NTT melaksanakan aksi kemanusiaan dengan membangun jembatan bambu darurat di wilayah RT 016 dan RT 017, RW 004, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, Selasa (10/02/2026).

Pembangunan infrastruktur penghubung ini dipimpin langsung oleh Komandan Kompi 2 Batalyon B Pelopor, IPTU Soleman Welem Talo, S.H., dengan melibatkan puluhan personil Brimob dan warga setempat.

Kronologi Bakti Sosial: Dari Hutan ke Kali Rangkat.

Aksi sigap ini dimulai sejak pagi hari. Usai melaksanakan apel pukul 06.00 WITA, para personil langsung bergerak menuju Kampung Nekang untuk melakukan pemotongan bambu. Dengan mengerahkan dua unit truk dinas dan kendaraan operasional lainnya, material bambu tersebut diangkut menuju lokasi pembangunan di Kali Rangkat.
Pengerjaan jembatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini melibatkan sinergi lintas sektor, di antaranya:
• Aparat Kelurahan: Lurah Watu, Ibu Elisabeth I. Dangkut, S.Kom.
• Tokoh Masyarakat: Ketua RT 016 Bapak Robi Garus dan Ketua RT 017 Bapak Yosep Sayur.
• Warga Sekitar: Masyarakat setempat yang bahu-membahu bersama personil Brimob.

Menggunakan Dana Swadaya dan Peralatan Lengkap.

Hal yang luar biasa dari aksi ini adalah seluruh sumber dana pembangunan jembatan darurat ini berasal dari Swadaya Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor. Tanpa menunggu anggaran pemerintah, para personil menggunakan peralatan lengkap mulai dari mesin potong bambu, genset, hingga kendaraan taktis untuk memastikan jembatan selesai dalam sehari.

Pekerjaan yang berlangsung hingga pukul 18.00 WITA ini bertujuan untuk mengganti kondisi penyeberangan lama yang sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan warga.

Akses Vital Pelajar dan Mahasiswa.

Lurah Watu, Elisabeth I. Dangkut, S.Kom., mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya mewakili warga. Ia menyebut jembatan ini adalah urat nadi bagi pendidikan di wilayah tersebut.
"Jembatan ini adalah akses terdekat bagi anak-anak sekolah dan mahasiswa menuju kampus. Sebelum dibangun oleh Bapak-bapak Brimob, kondisinya sangat memprihatinkan. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian IPTU Soleman beserta anggotanya," ungkap Ibu Elisabeth.
Ia juga mengimbau kepada seluruh warga agar menjaga dan merawat jembatan bambu ini dengan baik sehingga masa pakainya bisa lebih lama.

Komitmen Pelayanan.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan lancar. Aksi ini menjadi bukti bahwa Brimob tidak hanya hadir dalam penanganan konflik atau kejahatan berintensitas tinggi, tetapi juga hadir sebagai solusi konkret di tengah kesulitan sosial-ekonomi masyarakat sekaligus memastikan bahwa Polri hadir untuk masyarakat dan Brimob manggarai ada untuk mengayomi ,melindungi dan melayani masyarakat .(SN)