Satpolairud Polres Manggarai Sambangi Nelayan di Pesisir Sungai Wae Pesi, Imbau Waspada Gempa dan Gelombang Tinggi
tribratanewsmanggarai.com_
Manggarai, 2 Oktober 2026 — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai terus meningkatkan kegiatan preventif dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan Kabupaten Manggarai.
Pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 08.45 WITA, KBO Satpolairud Polres Manggarai, AIPTU Irfan, melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah pesisir Sungai Wae Pesi, Lingkungan Baru Timur, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud juga melaksanakan sambang dan berkomunikasi langsung dengan sejumlah nelayan yang hendak melaut dan melakukan aktivitas penangkapan ikan.
Kegiatan sambang tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus memberikan edukasi mengenai keselamatan masyarakat saat melakukan aktivitas di wilayah perairan.
Dalam kesempatan tersebut, personel mengimbau masyarakat dan para nelayan agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi alam, termasuk potensi gempa susulan serta kemungkinan terjadinya gelombang tsunami sebagai dampak dari aktivitas gempa yang terjadi.
Para nelayan juga diingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan ketika melaut dan menangkap ikan. Kondisi cuaca dan gelombang laut perlu menjadi perhatian sebelum masyarakat memutuskan untuk melakukan aktivitas di perairan.
Selain menyampaikan imbauan keselamatan, personel Satpolairud mengajak masyarakat nelayan untuk turut berperan aktif membantu Polri dalam mencegah berbagai bentuk tindak pidana yang dapat terjadi di wilayah perairan.
Masyarakat pesisir juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban serta kebersihan lingkungan pesisir. Para nelayan diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun aktivitas yang dapat merusak lingkungan perairan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud juga menyampaikan langkah-langkah pencegahan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk bujuk rayu, perekrutan, maupun aktivitas yang berpotensi mengarah pada tindak pidana perdagangan orang.
Selain itu, para nelayan diingatkan agar tidak menggunakan bahan peledak dalam menangkap ikan. Penggunaan bahan peledak dapat membahayakan keselamatan manusia serta merusak ekosistem dan lingkungan perairan.
Personel juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melaut. Cuaca buruk dan gelombang tinggi dapat membahayakan keselamatan nelayan, sehingga faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di laut maupun wilayah perairan.
Kegiatan patroli dan sambang tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Satpolairud Polres Manggarai untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat pesisir. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat membangun kesadaran bersama bahwa keamanan wilayah perairan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Melalui kegiatan KRYD dan sambang secara rutin, Satpolairud Polres Manggarai berupaya mencegah terjadinya tindak pidana di wilayah perairan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan saat melaut, serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Satpolairud Polres Manggarai mengajak seluruh masyarakat pesisir dan para nelayan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, menjaga kelestarian lingkungan perairan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau dugaan tindak pidana di wilayah perairan.
Kegiatan patroli KRYD dan sambang masyarakat pesisir tersebut berlangsung dengan aman dan lancar.(Alvzz)


