BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di NTT, Polres Manggarai Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di NTT, Polres Manggarai Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di NTT, Polres Manggarai Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

tribratanewsmanggarai.com-

 

Ruteng — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada periode 17 hingga 23 Januari 2026.

Dalam siaran pers bernomor e.B/ME.02.04/002/KKOE/I/2026 yang diterbitkan pada Jumat, 16 Januari 2026, BMKG menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah NTT saat ini berada pada periode puncak musim hujan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya bibit Siklon Tropis 97S di utara Benua Australia yang berpotensi berkembang menjadi siklon tropis, menguatnya Monsun Asia, serta aktifnya gelombang ekuatorial Rossby, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO).

BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi di sejumlah wilayah NTT, di antaranya Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Flores Timur, Alor, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, serta wilayah Pulau Sumba.

Menindaklanjuti peringatan tersebut, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si. mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan banjir bandang, khususnya di wilayah dengan topografi curam, perbukitan, dan daerah aliran sungai.

Selain itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan di luar ruangan seperti ibadah dan wisata. BMKG juga mengingatkan adanya potensi banjir lahar hujan di sekitar wilayah Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur.

Kapolres Manggarai mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG melalui layanan resmi. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang, termasuk melalui layanan Call Center Polri 110, apabila terjadi kejadian atau kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan dan ketertiban masyarakat.

Dengan adanya kewaspadaan bersama serta koordinasi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah, dan TNI-Polri, diharapkan dampak dari potensi cuaca ekstrem ini dapat diminimalisir sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Manggarai tetap aman dan kondusif.(SN)