Di Tengah Doa Umat, Polres Manggarai Hadir Menjaga dengan Hati, Pastikan kegiatan kerohanian Berjalan Aman dan Kondusif

Di Tengah Doa Umat, Polres Manggarai Hadir Menjaga dengan Hati, Pastikan  kegiatan kerohanian Berjalan Aman dan Kondusif

tribratanewsmanggarai.com-

 

RUTENG, MANGGARAI — Polres Manggarai menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada seluruh masyarakat, termasuk umat Katolik yang melaksanakan kegiatan kerohanian Doa Bulan Rosario selama Oktober 2026.

Kegiatan Doa Bulan Rosario yang dilaksanakan umat Katolik setiap bulan Mei dan Oktober tersebut berlangsung selama satu bulan penuh. Untuk bulan Oktober 2026, rangkaian kegiatan dilaksanakan mulai 1 Oktober hingga 31 Oktober 2026, dengan diawali Misa Pembukaan Bulan Rosario secara serentak di setiap Paroki se-Kabupaten Manggarai pada Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 15.00 WITA.

Setelah Misa Pembukaan, kegiatan Doa Rosario dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah setiap malam. Umumnya, kegiatan dimulai sekitar pukul 18.00 WITA hingga pukul 20.00 WITA dan diikuti umat dari masing-masing Komunitas Basis Gerejani (KBG) yang rata-rata beranggotakan sekitar 30 kepala keluarga.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Doa Rosario juga kerap dirangkaikan dengan prosesi perarakan Patung Bunda Maria. Prosesi tersebut dilakukan dengan berjalan kaki dan melintasi akses jalan raya, diikuti umat sambil melantunkan doa dan puji-pujian.

Menyikapi tingginya aktivitas masyarakat selama rangkaian kegiatan tersebut, Polres Manggarai melakukan langkah-langkah pengamanan dan pencegahan guna memastikan kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Setiap malam selama pelaksanaan Doa Rosario, khususnya pada pukul 18.00 hingga 20.00 WITA, personel Polres Manggarai bersama jajaran Polsek akan melaksanakan patroli serta pengamanan pada lokasi maupun jalur yang dilalui umat.

Selain itu, para Bhabinkamtibmas juga diinstruksikan untuk secara aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan Ketua KBG, Ketua Wilayah serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi terkait jadwal maupun rute prosesi perarakan, sehingga pengamanan dapat dipersiapkan secara tepat.

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si. menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus bentuk komitmen untuk menjaga kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan kegiatan kerohanian.

> “Kami dari Polres Manggarai siap memberikan pelayanan dan pengamanan selama pelaksanaan Doa Bulan Rosario. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan nyaman, termasuk ketika umat melaksanakan prosesi perarakan yang menggunakan akses jalan raya,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh umat yang mengikuti kegiatan agar tetap memperhatikan keselamatan selama prosesi berlangsung, terutama ketika berjalan kaki di jalan raya. Pengguna jalan lainnya juga diharapkan dapat saling menghormati dan menjaga ketertiban selama kegiatan keagamaan berlangsung.

Polres Manggarai berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan prima, penuh kasih, humanis dan dialogis kepada masyarakat, dengan mengedepankan komunikasi serta koordinasi bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat.

“Pengamanan bukan hanya soal menjaga situasi tetap aman, tetapi juga bagaimana Polri hadir dengan sikap humanis, menghormati setiap bentuk kegiatan keagamaan dan memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang. Mari bersama-sama menjaga toleransi, keamanan dan ketertiban selama Bulan Rosario,” tutup Kapolres.

Dengan langkah pengamanan dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Manggarai berharap seluruh rangkaian Doa Bulan Rosario selama Oktober 2026 dapat berlangsung aman, lancar, tertib dan kondusif, sekaligus memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Manggarai.(SN)

#PoldaNTT PenuhKasih