Pelatihan Satpam Gada Pratama XI Polres Manggarai Resmi Ditutup Kapolda NTT Ingatkan Lulusan Satpam Gada Pratama Terus Asah Kemampuan
tribratanewsmanggarai.com-
Manggarai – Kepolisian Resor (Polres) Manggarai secara resmi menutup Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama Gelombang XI Tahun 2026 melalui upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Manggarai, Selasa (14/7/2026) pukul 09.00 Wita.
Upacara penutupan dipimpin oleh Wakapolres Manggarai, KOMPOL Mei Charles Sitepu, S.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Bertugas sebagai Perwira Upacara yakni PS. Kasubagkerma Bagops Polres Manggarai IPTU Paksedis P. Sogen, sedangkan Komandan Upacara dijabat oleh Kasikum Polres Manggarai IPDA Subianto.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama dan perwira Polres Manggarai, Asisten II Setda Kabupaten Manggarai Petrus C. Manggut, S.Sos., perwakilan Direktorat Binmas Polda NTT IPTU Berthoanus L. Apelaby selaku Paur Binlat Satpam, Kasubsi Pra Penuntutan Kejaksaan Negeri Ruteng Satya Gita Adhyaksa, S.H., Kepala Kesatuan Pengamanan Ruteng Desmon Foeh, serta Kepala PT Gagak Padu Sekuritas Yoga Yusran.
Sebanyak 116 peserta dinyatakan telah menyelesaikan pelatihan, terdiri dari 114 peserta laki-laki dan 2 peserta perempuan.
Selama pelatihan, para peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, serta pembentukan sikap dan karakter sebagai satuan pengamanan yang profesional, disiplin, humanis, dan berintegritas dalam menjalankan tugas di lingkungan kerjanya.
Prosesi penutupan ditandai dengan penanggalan pita tanda pelatihan sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan, dilanjutkan dengan pembacaan Prinsip-Prinsip Satpam yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk peneguhan komitmen untuk mengemban tugas pengamanan secara profesional, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi etika profesi.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Manggarai membacakan amanat Kapolda Nusa Tenggara Timur yang menegaskan bahwa pelatihan Gada Pratama merupakan fondasi awal dalam membentuk kompetensi anggota Satpam sebagai bagian dari pengamanan swakarsa. *Kapolda mengingatkan bahwa ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan harus terus dikembangkan dan diasah* sesuai dinamika lingkungan kerja dan tantangan gangguan keamanan yang terus berkembang.
Kapolda NTT juga menekankan bahwa Satpam merupakan mitra strategis Polri dalam penyelenggaraan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan kerja masing-masing. Oleh karena itu, setiap anggota Satpam dituntut untuk senantiasa mengedepankan profesionalisme, meningkatkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait, memahami prosedur pengamanan, serta menjadi teladan bagi rekan-rekan di lingkungan kerjanya.
Selain itu, Kapolda NTT menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan, khususnya PT Gagak Padu Sekuritas sebagai mitra dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pengamanan swakarsa.
Usai pelaksanaan upacara, para peserta menampilkan demonstrasi kemampuan bela diri Polri yang telah dipelajari selama pendidikan. Peragaan tersebut meliputi teknik dasar sikap pasang, pukulan, tendangan, tangkisan, teknik membawa tahanan (kuncian), penggunaan tongkat T-Baton, hingga teknik melumpuhkan dan mengamankan pelaku. Penampilan tersebut menjadi gambaran kemampuan teknis yang telah dikuasai para peserta sebagai bekal dalam melaksanakan tugas pengamanan di lapangan.
Melalui pelatihan ini, Polres Manggarai berharap seluruh lulusan Gada Pratama mampu menjadi personel Satpam yang kompeten, disiplin, dan profesional serta mampu menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan keamanan swakarsa di lingkungan kerja masing-masing. Sinergi antara Polri, badan usaha jasa pengamanan, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Manggarai.
Seluruh rangkaian Upacara Penutupan Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Pratama Gelombang XI Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, khidmat, aman, dan lancar.(SN)
#Polda NTT Penuh kasih.


