HADIRKAN SENYUM DAN TAWA PASCA GEMPA, PADAL POSKO PENGUNGSIAN BARANGKOLONG AJAK ANAK-ANAK BERMAIN DAN BERNYANYI

HADIRKAN SENYUM DAN TAWA PASCA GEMPA, PADAL POSKO PENGUNGSIAN BARANGKOLONG AJAK ANAK-ANAK BERMAIN DAN BERNYANYI
HADIRKAN SENYUM DAN TAWA PASCA GEMPA, PADAL POSKO PENGUNGSIAN BARANGKOLONG AJAK ANAK-ANAK BERMAIN DAN BERNYANYI

tribratanewsmanggarai.com-

 

MANGGARAI – Pasca gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Manggarai, Polres Manggarai terus hadir memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak, termasuk melalui kegiatan trauma healing bagi anak-anak di posko pengungsian.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 09.10 WITA, di Posko Pengungsian Barangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Kegiatan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Posko Barangkolong, IPTU I Wayan Gustama.

Dalam kegiatan tersebut, IPTU I Wayan Gustama bersama personel Polres Manggarai mengajak anak-anak pengungsi bermain, bernyanyi dan mengikuti berbagai aktivitas ringan yang bersifat menghibur. Suasana posko yang sebelumnya dipenuhi kekhawatiran perlahan berubah menjadi lebih ceria dengan hadirnya senyum dan tawa anak-anak.

Kegiatan trauma healing ini bertujuan membantu mengurangi rasa takut, cemas dan tekanan psikologis yang dialami anak-anak pasca gempa. Melalui permainan dan nyanyian, anak-anak diberikan ruang untuk mengekspresikan diri, berinteraksi serta kembali merasakan suasana yang menyenangkan di tengah kondisi pengungsian.

Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terlihat bersemangat saat bermain dan bernyanyi bersama personel Polri. Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari para orang tua yang merasa terbantu karena anak-anak mereka dapat terhibur dan sejenak melupakan rasa takut akibat bencana.

IPTU I Wayan Gustama menyampaikan bahwa kehadiran Polri di posko pengungsian tidak hanya untuk menjaga keamanan dan menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

“Anak-anak merupakan kelompok yang rentan mengalami tekanan psikologis pasca bencana. Karena itu, kami berupaya menghadirkan suasana yang menyenangkan melalui kegiatan bermain dan bernyanyi agar mereka dapat kembali ceria serta tidak larut dalam rasa takut,” ujar IPTU I Wayan Gustama.

Polres Manggarai berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak gempa. Selain memberikan bantuan logistik, pelayanan kesehatan dan pengamanan di lokasi pengungsian, Polres Manggarai juga melaksanakan kegiatan trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak dapat kembali merasa aman, nyaman dan percaya diri, sehingga proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan dengan baik.

Polres Manggarai mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para korban gempa, khususnya anak-anak, agar mereka dapat melewati masa tanggap darurat dengan penuh semangat dan harapan.(SN)

#Polda NTT Penuh Kasih