BENTUK KEPEDULIAN PASCA GEMPA M 7,7 SR, POLRES MANGGARAI SALURKAN BANTUAN POLRI UNTUK KORBAN GEMPA BUMI DI MANGGARAI
tribratanewsmanggarai.com-
MANGGARAI – Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polres Manggarai terus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Gempa bumi yang terjadi pada pukul 05.58.23 WITA dengan kedalaman 15 kilometer dan berlokasi di laut sebelah timur Nagekeo tersebut menimbulkan korban jiwa serta kerusakan sejumlah fasilitas di wilayah Kabupaten Manggarai.
Sejak bencana terjadi, jajaran Polres Manggarai bersama Polda NTT, Mabes Polri, TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan berbagai elemen masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan. Langkah tersebut meliputi evakuasi korban, pengamanan wilayah terdampak, pelayanan di posko pengungsian, pelayanan kesehatan dan konseling, serta pendistribusian bantuan logistik.
Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan. Bantuan yang diterima akan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para korban dan pengungsi terdampak gempa,” ujar Kapolres Manggarai.
Adapun bantuan dan dukungan Polri yang telah diterima serta disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai meliputi ;
Bantuan Kapolda NTT
Pada Minggu, 16 Agustus 2026, Kapolda NTT menyalurkan bantuan berupa 137 dos air mineral ke Posko Pengungsi Barang Kolo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Selanjutnya, pada Selasa, 18 Agustus 2026, disalurkan bantuan perlengkapan dapur untuk mendukung kebutuhan para pengungsi di Posko Barang Kolo, Kecamatan Reok, yang terdiri atas:
• 6 set kompor gas;
• 4 buah kuali besar;
• 4 buah dandang besar;
• 5 buah sendok dandang; dan
• 5 lusin sendok makan.
Pada tanggal yang sama, sebanyak 100 paket bantuan Kapolda NTT juga disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai.
Kemudian, pada Kamis, 20 Agustus 2026, Kapolda NTT kembali memberikan bantuan berupa 20 paket sembako kepada 20 keluarga personel Brimob Kompi II Yon B Pelopor Manggarai. Setiap paket berisi 20 bungkus mi instan dan 5 kilogram beras,
Pelayanan kesehatan dan konseling
Pada Minggu, 16 Agustus 2026, personel Biddokes Polres Manggarai bersama tim konseling memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan psikologis kepada korban serta pengungsi. Pelayanan tersebut kemudian diperkuat oleh personel Biddokes Polda NTT dan Mabes Polri.
Pada Rabu, 19 Agustus 2026, Biddokes Polri menyalurkan bantuan berupa 18 dos obat-obatan ke posko pengungsian untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.
Dukungan komunikasi melalui Starlink
Pada Senin, 17 Agustus 2026, Astamaops Kapolri menyerahkan 3 unit Starlink di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Bantuan tersebut digunakan untuk mendukung kelancaran komunikasi dan koordinasi penanganan bencana, khususnya di tengah kondisi jaringan komunikasi yang terdampak.
Bantuan Aslog Mabes Polri
Pada Senin, 17 Agustus 2026, bantuan dari Aslog Mabes Polri didistribusikan kepada korban gempa di Kecamatan Reok berupa:
• 15 koli makanan tambahan Polri; dan
• 15 koli makanan cepat saji.
5. Bantuan Kapolri berupa sembako dan kebutuhan pengungsi
Bantuan Kapolri tiba di Mako Polres Manggarai pada Senin, 17 Agustus 2026, kemudian disalurkan kepada para pengungsi korban gempa di Kecamatan Reok pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Bantuan tersebut berupa 2.000 paket sembako. Setiap paket berisi:
• 5 bungkus mi instan;
• 1 kilogram gula;
• 1 kotak teh celup;
• 1 botol kecap ukuran 135 ml;
• 1 bungkus biskuit;
• 5 kilogram beras; dan
• 1 liter minyak goreng.
Selain sembako, bantuan juga meliputi 22 buah spons berbagai ukuran, 5 buah tandon air beserta perlengkapannya, 1 set tenda putih, 82 koli selimut, obat-obatan, serta 250 buah mainan anak-anak.
Bantuan tandon air terdiri atas 2 unit tandon ST.B1 berkapasitas 300 liter, 2 unit Profil Tank berkapasitas 1.000 liter, dan 1 unit tandon ST berkapasitas 750 liter. Bantuan tersebut dilengkapi lem pipa, selotip besar, dan stop keran.
Bantuan susu untuk anak-anak
Pada Rabu, 19 Agustus 2026, bantuan Kapolri berupa 300 kotak susu disalurkan ke posko pengungsian di Kecamatan Reok dan Kecamatan Cibal.
Bantuan tersebut terdiri atas:
• 200 kotak Dancow Instan 780 gram;
• 50 kotak Dancow 1–3 Tahun 750 gram; dan
• 50 kotak Dancow 3–5 Tahun 350 gram.
7. Bantuan Kapolri untuk Kecamatan Rahong Utara
Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Polres Manggarai menyalurkan 120 paket sembako bantuan Kapolri kepada masyarakat dan pengungsi di Kecamatan Rahong Utara.
Setiap paket berisi 5 bungkus mi instan, 1 kilogram gula, 1 kotak teh celup, 1 botol kecap ukuran 135 ml, 1 bungkus biskuit, 5 kilogram beras, dan 1 liter minyak goreng.
Bantuan Kapolri untuk Kecamatan Cibal
Pada Kamis, 20 Agustus 2026, bantuan Kapolri kembali disalurkan kepada masyarakat dan pengungsi di Kecamatan Cibal berupa 20 dos selimut, 2 dos ransum Polri, serta 100 paket sembako.
Setiap paket sembako berisi 5 bungkus mi instan, 1 kilogram gula, 1 kotak teh celup, 1 botol kecap ukuran 135 ml, 1 bungkus biskuit, 5 kilogram beras, dan 1 liter minyak goreng.
Bantuan Kapolda NTT untuk keluarga personel Brimob
Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Polres Manggarai menyalurkan bantuan dari Kapolda NTT berupa 20 paket sembako kepada 20 keluarga personel Brimob Kompi II Yon B Pelopor Manggarai.
Setiap paket bantuan berisi 20 bungkus mi instan dan 5 kilogram beras.
Bantuan Kapolres Manggarai untuk warga terdampak di Kecamatan Ruteng
Sebagai bentuk kepedulian dan ungkapan duka cita atas musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat Manggarai, Kapolres Manggarai turut memberikan bantuan secara langsung kepada warga terdampak di Desa Kakor dan Desa Cumbi, Kecamatan Ruteng.
Bantuan yang disalurkan di Desa Kakor terdiri atas:
• 50 karung beras;
• 25 dos mi instan; dan
• 25 dos air mineral.
Sementara itu, bantuan yang disalurkan di Desa Cumbi terdiri atas:
• 40 karung beras kemasan 5 kilogram;
• 25 dos mi instan; dan
• 25 dos air mineral.
Bantuan tersebut disalurkan kepada warga yang terdampak gempa bumi di Desa Kakor dan Desa Cumbi, Kecamatan Ruteng.
Kapolres Manggarai menegaskan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di setiap lokasi terdampak.
“Polres Manggarai akan terus memastikan bantuan yang diterima dapat sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama masa tanggap darurat bencana,” ungkapnya.
Polres Manggarai mengimbau masyarakat terdampak gempa agar tetap tenang, mengikuti arahan petugas di posko pengungsian, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Polri hadir untuk masyarakat. Dalam situasi bencana, keselamatan dan kemanusiaan menjadi prioritas utama.( SN)
#Polda NTT Penuh kasih


