Kedepankan Dialog dan Pendekatan Humanis, Polres Manggarai Amankan Eksekusi Lahan di Reo Secara Tegas dan Terukur

Kedepankan Dialog dan Pendekatan Humanis, Polres Manggarai Amankan Eksekusi Lahan di Reo Secara Tegas dan Terukur
Kedepankan Dialog dan Pendekatan Humanis, Polres Manggarai Amankan Eksekusi Lahan di Reo Secara Tegas dan Terukur

tribratanewsmanggarai.com-

 

MANGGARAI – Polres Manggarai (Polda Nusa Tenggara Timur) kembali menunjukkan komitmen dan profesionalismenya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui pendekatan yang santun, humanis, namun tetap tegas dan terukur, personel kepolisian berhasil mengamankan jalannya eksekusi objek sengketa tanah di Kompleks Jembatan Besi, Jalan Reo–Kedindi, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Kamis (4/6/2026).

Kegiatan eksekusi terhadap dua bidang tanah yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Manggarai, AKP Antonius Ndapa, dengan didampingi Kasat Samapta Polres Manggarai, Iptu Bagus Suhartono, serta Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H.

Edukasi Hukum dan Ruang Dialogis

Pelaksanaan eksekusi ini didasarkan pada Penetapan Pengadilan Negeri Ruteng Nomor 1/Pdt.G/2024/PN Rtg., Jo. Nomor 121/PDT/2024/PT KPG., Jo. Nomor 1311 K/Pdt/2025. Proses hukum dijalankan oleh Tim Eksekutor Pengadilan Negeri Ruteng yang dipimpin oleh Panitera sekaligus Juru Sita, Helton B.K. Wadu, S.H., dan Juru Sita Pengganti, Wihelmina K. Yasinta.
Sebelum pembacaan Surat Penetapan Putusan Eksekusi Nomor 4/Pdt/Eks/2025/PN Rtg, pihak termohon melalui kuasa hukumnya sempat menyampaikan sejumlah keberatan terkait luas objek sengketa.

Merespons hal tersebut, pihak Pengadilan Negeri Ruteng bersama kepolisian memberikan edukasi hukum secara santun. Petugas menjelaskan bahwa eksekusi wajib dijalankan demi kepastian hukum yang mengikat. Namun, negara tetap menjamin hak warga negara dengan memberikan ruang bagi pihak termohon untuk menempuh upaya hukum lanjutan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku jika masih merasa keberatan.

Penanganan Humanis di Tengah Situasi Rentan

Dalam prosesnya, sempat terjadi dinamika di lapangan di mana sejumlah anggota keluarga termohon—termasuk ibu-ibu dan seorang ibu hamil—melakukan aksi penghadangan di depan alat berat guna menghambat jalannya eksekusi.

Menghadapi situasi sensitif tersebut, aparat Polres Manggarai dan Polsek Reo tidak menerapkan tindakan represif. Petugas di lapangan dengan sabar mengedepankan komunikasi, negosiasi, dan pendekatan persuasif. Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Kabag Ops AKP Antonius Ndapa, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah hukum tertinggi.
"Polres Manggarai selalu mengedepankan prinsip pelayanan prima yang humanis dan profesional. Pendekatan dialogis adalah prioritas utama kami untuk menghindari gesekan fisik. Namun, kami juga tetap siaga dengan tindakan tegas dan terukur jika situasi mengancam ketertiban umum," ujar AKP Antonius Ndapa.

Berkat komitmen dialogis yang intensif antara kepolisian, pihak pengadilan, dan termohon, akhirnya disepakati solusi jalan tengah yang sejuk: pembongkaran bangunan dilakukan secara manual secara mandiri oleh pihak termohon tanpa menggunakan alat berat, dengan pengawasan humanis dari petugas.

Aman dan Kondusif Hingga Akhir Giat

Proses pembongkaran berjalan dengan tertib dan kondusif hingga berakhir pada pukul 18.20 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan berita acara kepada pihak terkait, dilanjutkan dengan apel konsolidasi di Mapolsek Reo sebagai bentuk evaluasi akhir tugas pengamanan berdasarkan Surat Perintah Tugas Kapolres Manggarai.

Melalui momentum ini, Polres Manggarai mengedukasi masyarakat luas bahwa setiap dinamika hukum dapat diselesaikan dengan kepala dingin melalui musyawarah dan jalur hukum yang sah. Polri berkomitmen untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Manggarai. (SN)

#Polda NTT Penuh Kasih 
#Polres Manggarai Melayani Sepenuh Hati.