Sat Binmas Polres Manggarai Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Bullying di SD K Taga, Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak

Sat Binmas Polres Manggarai Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Bullying di SD K Taga, Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak
Sat Binmas Polres Manggarai Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Bullying di SD K Taga, Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak
Sat Binmas Polres Manggarai Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Bullying di SD K Taga, Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak

Sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak dan upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman serta bebas dari tindakan kekerasan, Satuan Binmas Polres Manggarai melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying atau perundungan di SD K Taga, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, pada Senin, 11 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Manggarai, AIPDA Maria Sirait, S.Sos bersama enam personel Sat Binmas Polres Manggarai. Sosialisasi dimulai sejak pukul 08.00 WITA dan berlangsung dengan tertib, aman serta penuh antusias dari para siswa, guru maupun tenaga pendidik yang hadir.

Adapun personel Sat Binmas yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain IPTU Jonathan T. Lembang, AIPTU Seprianus Rasing, AIPTU Thomas, AIPDA Hendrik Taswan, AIPDA Apolius Lugi, AIPDA Maria Sirait, S.Sos dan BRIGPOL Yuliana Kasi.

Kegiatan sosialisasi ini menyasar seluruh siswa-siswi, guru dan tenaga pendidik di SD K Taga sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya tindakan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah yang dapat berdampak buruk terhadap perkembangan mental maupun psikologis anak.

Dalam penyampaian materinya, personel Sat Binmas menjelaskan secara rinci mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku. Dijelaskan bahwa bullying bukan hanya berupa tindakan kekerasan fisik semata, namun juga dapat berbentuk ejekan, hinaan, ancaman, pengucilan, intimidasi hingga tindakan perundungan melalui media sosial yang saat ini semakin marak terjadi di kalangan anak-anak dan remaja.

Para siswa diberikan pemahaman bahwa tindakan mengejek teman, memukul, mengancam, memanggil dengan nama yang tidak pantas maupun mempermalukan teman di depan umum merupakan bentuk bullying yang dapat melukai perasaan dan mempengaruhi kondisi mental seseorang. Dampak dari bullying juga dijelaskan dapat menyebabkan korban menjadi takut, kehilangan rasa percaya diri, malas ke sekolah bahkan mengalami trauma berkepanjangan.

Melalui pendekatan humanis dan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak, personel Sat Binmas mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, menghargai perbedaan serta menjalin hubungan pertemanan yang baik di lingkungan sekolah. Para siswa juga dihimbau agar tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan kekerasan maupun perundungan terhadap sesama teman.

Selain memberikan edukasi kepada siswa, personel Sat Binmas juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kepedulian dan rasa empati antar sesama teman. Anak-anak diajak untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang damai, aman dan penuh rasa kekeluargaan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa terlihat aktif mengikuti materi yang disampaikan. Beberapa siswa bahkan diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dan menyampaikan pendapat mengenai perilaku bullying yang pernah mereka lihat di lingkungan sekolah. Interaksi tersebut bertujuan agar siswa lebih memahami bentuk-bentuk bullying serta berani berbicara apabila menemukan tindakan yang tidak baik di sekitar mereka.

Personel Sat Binmas juga menegaskan kepada siswa-siswi agar tidak takut melapor kepada guru, orang tua maupun pihak berwenang apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying. Keberanian untuk melapor dinilai sangat penting guna mencegah tindakan perundungan terus berulang dan memberikan perlindungan kepada korban.

Tidak hanya kepada siswa, himbauan dan edukasi juga diberikan kepada para guru dan tenaga pendidik di SD K Taga. Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Binmas mengajak pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah saat jam istirahat.

Guru dan tenaga pendidik juga dihimbau untuk membangun komunikasi yang baik dengan para siswa sehingga anak-anak merasa nyaman untuk menyampaikan permasalahan yang mereka alami. Selain itu, pihak sekolah diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang humanis, aman, nyaman dan ramah anak agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Manggarai melalui personelnya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan dan melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat menghambat perkembangan mereka.

Menurutnya, pencegahan bullying harus dilakukan sejak dini karena lingkungan sekolah merupakan tempat anak-anak belajar membentuk karakter dan kepribadian. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama antara pihak sekolah, orang tua dan aparat kepolisian untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Pihak SD K Taga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Manggarai melalui Sat Binmas atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada para siswa. Menurut pihak sekolah, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya bullying sekaligus membangun karakter siswa agar lebih menghargai sesama.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga sikap dan perilaku terhadap teman-temannya serta mampu menciptakan hubungan sosial yang baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Hasil yang dicapai dalam kegiatan tersebut antara lain terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara Sat Binmas Polres Manggarai dengan pihak SD K Taga, meningkatnya pemahaman siswa mengenai bahaya bullying dan dampaknya, meningkatnya kesadaran guru dalam melakukan pengawasan terhadap siswa serta terciptanya situasi lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan kondusif.

Selain itu, kegiatan tersebut juga memberikan rasa aman, motivasi serta menumbuhkan rasa percaya diri kepada para siswa agar mampu bergaul secara positif dan saling menghargai antar sesama teman.Kehadiran Sat Binmas Polres Manggarai di lingkungan sekolah diharapkan dapat terus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, disiplin dan bebas dari tindakan kekerasan maupun perundungan.(Alvzz)