MARAKNYA KASUS PENCURIAN, POLRES MANGGARAI BENTUK UNIT REAKSI CEPAT; TIGA KASUS BERHASIL DIUNGKAP DALAM SEPEKAN
tribratanewsmanggarai.com-
MANGGARAI – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta merespons meningkatnya kasus pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Manggarai, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., secara resmi membentuk Tim Unit Reaksi Cepat (URC) pada tanggal 21 Mei 2026.
Pembentukan Tim Unit Reaksi Cepat merupakan langkah strategis Polres Manggarai dalam memperkuat kemampuan respons cepat terhadap berbagai tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat, khususnya tindak pidana pencurian yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan.
Tim URC terdiri dari personel-personel pilihan yang memiliki kemampuan penguasaan lapangan, mobilitas tinggi, serta keterampilan teknis dan operasional kepolisian yang mumpuni. Selain dituntut mampu bergerak cepat dalam merespons setiap laporan masyarakat, personel URC juga dibekali kemampuan komunikasi, koordinasi, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas penegakan hukum secara proporsional, prosedural, dan akuntabel.
Sejak resmi dibentuk, Tim URC langsung menunjukkan kinerja yang efektif dan terukur. Dalam kurun waktu satu pekan, tim berhasil mengungkap tiga kasus pencurian yang sempat meresahkan masyarakat, yakni:
Kasus pencurian sepeda motor;
Kasus pencurian uang;
Kasus pencurian kain Songke khas Manggarai.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Tim Unit Reaksi Cepat mampu meningkatkan efektivitas penanganan tindak pidana sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah mengatakan bahwa pembentukan Tim URC merupakan bagian dari upaya institusi Polri untuk menjawab harapan masyarakat akan kehadiran polisi yang cepat, tanggap, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan kamtibmas.
"Unit Reaksi Cepat dibentuk untuk meningkatkan kecepatan respons kepolisian terhadap setiap tindak pidana yang terjadi. Kehadiran tim ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan," ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Manggarai tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya di wilayah Kabupaten Manggarai.
"Kami akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh proses penegakan hukum akan dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan akuntabel," tegasnya.
Namun demikian, Kapolres menegaskan bahwa pembentukan Tim URC bukan semata-mata berorientasi pada langkah represif dalam menangani tindak pidana. Polres Manggarai tetap mengedepankan pendekatan yang komprehensif melalui upaya preemtif, preventif, dan represif secara berimbang.
Dalam upaya preemtif, Kapolres telah memerintahkan Satuan Binmas melalui para Bhabinkamtibmas untuk secara aktif melaksanakan kegiatan penyuluhan, sambang, dan edukasi kamtibmas kepada masyarakat, baik di lingkungan sekolah, tempat ibadah, maupun kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Selain itu, Satuan Intelkam juga diperintahkan untuk terus melakukan monitoring dan deteksi dini terhadap setiap perkembangan situasi serta berbagai aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Sementara itu, dalam aspek preventif, Polres Manggarai memaksimalkan peran Satuan Samapta melalui kegiatan Patroli Presisi yang dilaksanakan secara dialogis, humanis, dan berkelanjutan pada lokasi-lokasi keramaian, pusat aktivitas masyarakat, serta daerah yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas, baik pada siang maupun malam hari.
Di samping itu, Polres Manggarai juga secara konsisten melaksanakan program Jumat Curhat sebagai salah satu program unggulan Polri yang bertujuan untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar secara langsung aspirasi, keluhan, serta masukan masyarakat terkait pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Menurut Kapolres, keberhasilan pemeliharaan kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Manggarai mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap peristiwa yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Masyarakat dapat menyampaikan informasi secara langsung kepada petugas kepolisian terdekat maupun melalui layanan Call Center 110 yang siap menerima laporan dan memberikan respons cepat terhadap setiap pengaduan masyarakat.
"Dukungan dan kerja sama antara masyarakat dengan pihak kepolisian merupakan kekuatan terbesar dalam menjaga dan memelihara situasi kamtibmas yang tetap kondusif. Tanpa dukungan masyarakat, Polri tidak dapat bekerja secara maksimal. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan demi terciptanya Manggarai yang aman, damai, dan kondusif," pungkas Kapolres Manggarai.
Dengan terbentuknya Tim Unit Reaksi Cepat, diharapkan kemampuan Polres Manggarai dalam mengantisipasi dan mengungkap berbagai tindak kriminalitas semakin meningkat sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Polres Manggarai menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memberantas segala bentuk kejahatan demi terwujudnya kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Manggarai.{SN)
#PoldaNTTPenuh kasih
# PolresManggaraiMelayaniSepenuhHati


