Respon Cepat Polsek Cibal dan Polsek Reo Bersinergi Atasi Tanah Longsor dan Jalan Retak di Jalur Ruteng–Reo
tribratanewsmanggarai.com-
RUTENG – Respon cepat ditunjukkan jajaran Polsek Cibal bersama Polsek Reo dalam menangani bencana tanah longsor dan kerusakan jalan berupa retakan aspal di ruas jalan jurusan Ruteng–Reo, Kabupaten Manggarai. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur vital tersebut.
Pada hari Minggu, 08 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 WITA, Kapolsek Cibal IPTU Paksedis P. Sogen bersama personel Polsek Cibal turun langsung ke lokasi longsor dan jalan amblas di ruas jalan Ruteng–Reo. Kegiatan tersebut dilakukan bersama pihak Bina Marga PPK 3.3 Provinsi NTT untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan awal di titik-titik terdampak.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, peristiwa tanah longsor pertama terjadi pada Sabtu, 07 Maret 2026 di Kilometer 35 tepatnya di Kampung Lous, Desa Riung, Kecamatan Cibal. Kemudian pada Minggu, 08 Maret 2026 kembali terjadi longsor di Kilometer 25 di Kampung Wae Tera, Desa Gapong. Selain itu, ditemukan pula kondisi jalan amblas di Kilometer 36 di Kampung Rawuk, Desa Riung yang menyebabkan retakan pada badan aspal sepanjang kurang lebih 25 meter dengan kedalaman sekitar satu meter.
Melihat kondisi tersebut, personel Polsek Cibal bersama pihak Bina Marga langsung bergerak cepat melakukan pembersihan material longsoran yang menutup sebagian badan jalan. Selain itu, petugas juga memasang garis polisi (Police Line) di lokasi jalan yang mengalami retakan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ruas jalan Ruteng–Reo sendiri merupakan jalan provinsi yang memiliki peranan sangat penting sebagai jalur distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Depot Pertamina Reo menuju sejumlah wilayah di Pulau Flores, di antaranya Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, hingga Kabupaten Nagekeo. Oleh karena itu, penanganan cepat sangat diperlukan agar aktivitas transportasi dan distribusi logistik tetap berjalan lancar.
Setelah dilakukan pembersihan material longsor serta pengamanan di titik jalan yang retak, arus lalu lintas di jalur tersebut kembali berjalan normal. Namun untuk sementara waktu, kendaraan yang melintas diarahkan melewati sisi atau pinggir aspal jalan secara bergantian sambil menunggu proses perbaikan permanen.
"Ruas jalan ini adalah jalur nadi untuk distribusi BBM dari Depot Pertamina Reo ke lima kabupaten di Flores (Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, hingga Nagekeo). Penanganan cepat adalah prioritas kami dan keselamatan adalah hal yang utama ,” ujar Kapoksek Cibal .
Pihak Bina Marga PPK 3.3 Provinsi NTT yang berkantor di Ruteng menyatakan akan segera melakukan perbaikan pada bagian jalan yang retak tersebut. Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus transportasi, khususnya distribusi BBM ke beberapa kabupaten di wilayah Flores.
Menyikapi adanya bencana alam di ruas jalan jurusan Reo-Ruteng berupa ruas jalan yang retak yang juga berdampak pada kondisi transportasi ke jurusan Reo ,Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto S.A.P,M.H, turut memberikan himbauan tegas kepada masyarakat Reo dan pengguna jalan yang akan berpergian dari Reo Ke Ruteng agar Waspada Cuaca Ekstrem:
.Pengendara diminta ekstra hati-hati terhadap potensi longsor susulan.
• Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur perbukitan.
• Patuhi Petugas: Ikuti arahan petugas di titik-titik penyempitan jalan demi keselamatan bersama, hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa kecelakaan atau bencana lainnya.
“Imbauan ini kami sampaikan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun potensi bencana lainnya di sepanjang jalur Reo–Ruteng,” ujar Kapolsek Reo.
Polsek Reo dan Polsek Cibal merupakan Polsek yang berada dibawah Polres Manggarai, yang dihubungkan dengan jalan utama jurusan Ruteng -Reo yang rawan terjadi bencana tanah longsor dan jalan Retak,sehingga komonikasi dan koordinasi serta kerja sama antar kedua polsek tersebut terbangun sangat baik dan saling mendukung dalam pelaksanaan tugas terutama dalam mengatasi terjadinya bencana alam disepanjang jalur jalan yang menghubungkan kedua Polsek Tersebut guna memberikan pelayanan,perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif dikedua polsek tersebut.
Sinergi cepat antara aparat kepolisian dan instansi terkait ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah potensi bencana alam akibat Cuaca Exstrim . (SN)


