KAPOLRES MANGGARAI PIMPIN APEL PERGESERAN PASUKAN PENGAMANAN PILKADES SERENTAK 2026
tribratanewsmanggarai.com-
RUTENG, MANGGARAI – Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., memimpin Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Manggarai, Rabu (7/10/2026) pukul 07.30 WITA.
Apel yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Manggarai tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan akhir seluruh personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan ke sejumlah wilayah yang melaksanakan tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pilkades Serentak Tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 1612 Manggarai Letkol Arh. Amos Comenius Silaban, S.H., M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Dr. Deddi Diliyanto, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Ruteng Ainun Arifin, S.H., M.H., Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Manggarai Thomas Tahir, Kepala Dinas PMD Kabupaten Manggarai Tarsisius Ridus Asong, S.Fil., Kasubdit 1 Direktorat Intelkam Polda NTT Kompol I Putu Surawan, S.IP., serta Waka Polres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu, S.H., bersama jajaran PJU Polres Manggarai.
Dalam apel tersebut, personel yang disiapkan terdiri dari satu pleton anggota TNI Kodim 1612/Manggarai, satu pleton Polair Polres Manggarai, satu pleton Dalmas Polres Manggarai, satu pleton Satuan Lalu Lintas, satu pleton gabungan staf Polres Manggarai, satu pleton gabungan personel Reskrim dan Intel, serta satu pleton Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Manggarai.
Dalam amanatnya, Kapolres Manggarai menegaskan bahwa Pilkades Serentak Tahun 2026 merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa. Tahun ini, pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Manggarai melibatkan 44 desa dengan 139 calon kepala desa, sehingga membutuhkan kesiapsiagaan dan pengamanan yang optimal.
“Pilkades serentak merupakan pesta demokrasi di tingkat desa yang menentukan arah pembangunan serta kepemimpinan di wilayah basis terdepan. Dinamika politik lokal, fanatisme pendukung, isu-isu lokal, maupun kondisi geografis di beberapa wilayah harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas Kapolres.
Kapolres menyampaikan bahwa apel pergeseran pasukan dilaksanakan untuk mengecek kesiapan akhir personel sebelum melaksanakan tugas pengamanan di TPS maupun di wilayah hukum Polsek jajaran.
Kepada seluruh personel yang ditugaskan, Kapolres memberikan sejumlah penekanan penting.
Pertama, menjaga netralitas Polri. Seluruh personel diminta tidak berpihak kepada calon kepala desa mana pun dan menjalankan tugas semata-mata untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis.
Kedua, mengenali medan dan tokoh masyarakat. Personel diminta segera membangun koordinasi dengan panitia pemilihan desa, KPPS, Linmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat, sekaligus memahami karakteristik wilayah serta potensi kerawanan di masing-masing TPS.
Ketiga, mengutamakan deteksi dini dan respons cepat. Personel diingatkan agar tidak meremehkan setiap perkembangan situasi. Setiap potensi konflik maupun provokasi harus dideteksi sejak dini dan dilaporkan secara berjenjang kepada Pamatwil serta Kapolsek setempat.
Keempat, mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Kapolres meminta personel mengutamakan komunikasi dialogis dan profesionalisme dalam menghadapi masyarakat. Namun, apabila terjadi tindakan anarkis yang mengganggu proses pemungutan suara atau mengancam keselamatan jiwa, personel diminta mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai SOP.
Kapolres juga mengingatkan kepada para pemenang Pilkades agar tidak melakukan konvoi maupun euforia kemenangan secara berlebihan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, seluruh personel diminta memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama melaksanakan tugas, baik dalam perjalanan menuju lokasi pengamanan maupun saat berada di tengah-tengah masyarakat.
“Kehadiran rekan-rekan di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga TPS, tetapi juga memberikan rasa aman dan tenang kepada warga Manggarai agar dapat menyalurkan hak pilihnya tanpa rasa takut maupun intimidasi,” ujar AKBP Levi Defriansyah.
Menutup amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2026.
“Laksanakan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan ketulusan hati demi terwujudnya Manggarai yang aman, damai, dan kondusif. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi dan memimpin setiap langkah pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Kapolres.
Apel pergeseran pasukan tersebut sekaligus menegaskan komitmen TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait untuk bersama-sama menjaga setiap tahapan Pilkades Serentak Tahun 2026 agar berjalan aman, tertib, demokratis, dan kondusif.
Polres Manggarai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan pilihan, serta menjadikan Pilkades sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.(SN)
#Polda NTT Penuh Kasih


