Bhabinkamtibmas Polres Manggarai Intensifkan Sambang dan Patroli Dialogis di Obyek Wisata Adat Niang Todo

Bhabinkamtibmas Polres Manggarai Intensifkan Sambang dan Patroli Dialogis di Obyek Wisata Adat Niang Todo
Bhabinkamtibmas Polres Manggarai Intensifkan Sambang dan Patroli Dialogis di Obyek Wisata Adat Niang Todo

tribratanewsmanggarai.com_

Manggarai, 29 Maret 2026 — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memberikan rasa aman bagi para wisatawan, Bhabinkamtibmas Desa Nao, Polsek Satar Mese, Polres Manggarai, Aiptu Emilius Johan, melaksanakan kegiatan sambang, diskusi, dan patroli dialogis di obyek wisata adat Niang Todo, Desa Todo, Kecamatan Satar Mese Utara, pada Minggu (29/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WITA hingga 14.30 WITA ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di kawasan wisata yang menjadi salah satu destinasi kunjungan masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Kehadiran anggota Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas wisata juga menjadi bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Aiptu Emilius Johan melakukan sambang dengan menyambangi langsung pengelola wisata adat Niang Todo serta berdialog dengan tokoh adat dan masyarakat setempat. Melalui komunikasi yang humanis dan penuh keakraban, ia menyampaikan berbagai pesan Kamtibmas serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan wisata.

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan patroli dialogis di sekitar area wisata. Dalam patroli tersebut, Bhabinkamtibmas menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun asing, guna memastikan situasi tetap aman dan nyaman. Kehadiran polisi di tengah-tengah pengunjung memberikan rasa tenang sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Keamanan dan kenyamanan wisatawan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau kepada pengelola dan masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan wisata agar tetap aman, tertib, dan bersih, serta memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pengunjung,” ujar Aiptu Emilius Johan di sela kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi kepada pengelola wisata terkait pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, termasuk sikap ramah terhadap pengunjung, menjaga kebersihan lingkungan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak kepolisian apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

Tidak hanya itu, dilakukan pula pendataan jumlah wisatawan yang berkunjung pada hari tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan, tercatat sebanyak 15 orang wisatawan yang datang berkunjung ke obyek wisata adat Niang Todo, dengan rincian 2 orang wisatawan asing dan 13 orang wisatawan lokal. Data ini menjadi bagian dari upaya monitoring perkembangan kunjungan wisata di wilayah tersebut.

Dari kegiatan yang dilaksanakan, terlihat adanya peningkatan hubungan kemitraan antara Bhabinkamtibmas dengan pengelola wisata, tokoh adat, serta masyarakat setempat. Sinergi ini menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan wisata yang aman dan kondusif, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Manggarai.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di obyek wisata adat Niang Todo terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan Kamtibmas yang berarti. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran Polri melalui kegiatan sambang dan patroli dialogis memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Polres Manggarai melalui jajaran Bhabinkamtibmas akan terus mengintensifkan kegiatan serupa di berbagai wilayah, khususnya pada lokasi-lokasi yang memiliki potensi keramaian seperti obyek wisata, guna memastikan masyarakat dan wisatawan dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban semakin meningkat, serta terwujudnya lingkungan wisata yang aman, nyaman, dan berdaya saing, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Manggarai.(Alvzz)